Indonesia sudah hampir 9 bulan lamanya melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di luar sekolah yaitu di rumah. Hal ini untuk menghindari adanya perkumpulan massa atau kerumunan orang untuk menghindari cepatnya penyebaran dari virus Covid-19.
Sama hal nya dengan sekolah-sekolah baik ditingkat PAUD sampai SMA, Universitas juga melakukan kegiatan pembelajaran secara daring. Namun tidak sesulit menerapkan pembelajaran jarak jauh di sekolah – sekolah, kegiatan PJJ di perkuliahan cukup mudah dan efisien diberlakukan.
Karena kegiatan PJJ dapat diakses dimanapun sehingga mahasiswa bisa menerima pembelajaran oleh dosen mereka masing-masing dengan tidak terhalang waktu dan tempat. Namun tidak sedikit juga mahasiswa – mahasiswi yang merasa kegiatan PJJ kurang efisien diterapkan terlalu lama, terutama bagi mahasiswa yang ada dijurusan Sains dan Teknologi, hal ini cukup menyulitkan bagi mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan tersebut.
Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah khususnya kementerian pendidikan pada tanggal 20 November kemarin melakukan webinar online terkait kesepakatan untuk menerapkan perkuliahan offline/luring dan membicaran persiapan serta resiko apa yang harus dihadapi dalam penerapannya.
Webinar tersebut juga mengundang 4 kementrerian lainnya yaitu kementerian kesehatan dengan pembicara Bapak Terawan Agus Putranto, Kementerian dalam Negeri Bapak Tito Karnavian, Kementerian Agama Bapak Fachrul Razi dan Menko PMK Bapak Muhajir Effendy.
Kegiatan webinar tersebut juga dilaksanakan secara online di chanel youtube KEMENDIKBUD RI.
#ceritakudiundip #undip #universitasdiponegoro

Komentar
Posting Komentar