Handry Satriago adalah seorang CEO termudah perusahaan
Global Elektric, beliau mendapat tawaran sebagai CEO termuda diusia 41 tahun
setelah melihat karya dan hasil kerja yang luar biasa. Dengan keterbatasan yang
ada, dimana beliau terkena penyakit Kelenjar Getah bening di usia muda yaitu 17
tahun dan tidak bisa berjalan, beliau tidak menyerah. Dengan mendapatkan
support dari orangtuanya nya khususnya ayahnya, beliau memotivasi dirinya
sendiri untuk terus berkembang.
Melalui kegiatan webinar Tanoto Facilitator Gathering
menyatakan bahwa perbedaan setiap orang adalah orang yang tidak pernah berhenti
belajar, beliau mendapat pendidikan dari mana saja dan kapan saja. Beliau
menerima ilmu dengan tidak berenti bergantung pada orang lain untuk memperoleh
pendidikan. Beliau juga menyampaikan tips terbaik untuk mengembangkan diri
dengan memotivasi diri. Ketika seseorang merasa inigin berhenti, pikirkan tentang
mengapa kamu memulainya. Konsep diri yang perlu kita tanam pada diri. Rumus 3M
(Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal yang kecil, Mulai Dari Sekarang Jangan
menunda waktu).
Beliau pernah mengatakan di sosial medianya, Indonesia
sangat kekurangan sekolah vokasi, karena Indonesia sangat membutuhkan
sekolah-sekolah yang dikhususkan untuk membentuk pribadi yang siap untuk
berkontribusi didunia luar. Kemudian menurut beliau juga yang membuat orang
berbeda satu dengan yang lainnya adalah melihat ilmu yang dimilikinya. You Cannot
Stop Learning, because learning is individual responsibility.
Undip sebagai salah satu Universitas yang
memiliki sekolah vokasi, memberikan dukungan dengan menyediakan sekolah vokasi
dengan beberapa jurusan. Hal ini juga untuk memnuhi kebutuhan akan perlunya
sekolah vokasi di Indonesia

Komentar
Posting Komentar