Langsung ke konten utama

Persiapan Lingkungan dalam Menghadapi Penerapan UU Cipta Kerja

 


#undipjaya

Dalam webinar nasional pada Rabu (25/11/2020) yang diselenggarakan oleh Program Doktor (DIL) Ilmu Lingkungan Universitas Dibonegro (UNDIP), Ary Sudijanto menyampaikan bahwa metode Ciptaker pada awalnya Pengendalian lingkungan berbasis izin telah diubah menjadi berbasis risiko. Perubahan yang dilakukan memang memberikan kemudahan, namun tidak mengubah komitmen untuk menjaga lingkungan.

 

Menurut Ary, bagi perusahaan dengan risiko lebih tinggi masih diperlukan tambahan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), sedangkan untuk perusahaan dengan risiko lebih rendah, pengawasan lingkungan harus masuk dalam Nomor Induk Usaha (NIB). Dalam pembuatan amdal, pemerintah akan melibatkan masyarakat dalam konsultasi publik dan pengumuman dalam arti yang lebih luas.

 

Pada dasarnya, "Hukum Ciptaker" mencakup semua aspek lingkungan, termasuk izin lingkungan, Amdal penggunaan industri, izin pengelolaan, dll. Dalam UU Ciptaker, jenis usaha dan / atau kegiatan juga diklasifikasikan menurut dokumen UU. Pemerintah saat ini mengerahkan kelompok ambisi untuk mengupayakan perbaikan dalam implementasinya.

 


Terkait sanksi pidana yang berlaku, dipastikan masih ada, terutama sanksi pencemaran nama baik. Pada saat yang sama, klausul sanksi administrasi juga dirumuskan melalui perhitungan tersendiri yang lebih bermakna. Misalnya baku mutu air limbah terkait sanksi administrasi akan dihitung berdasarkan kesalahan, bahkan dari segi kesehatan, keselamatan dan lingkungan ada sanksi administratif berupa perbaikan dan denda bagi perusahaan. Dia berkata: "Oleh karena itu, RUU (Ciptaker-Red) tidak melemahkan lingkungan, tetapi berharap untuk memperkuat lingkungan."

 

Sebagaimana kita ketahui bersama, isu lingkungan merupakan salah satu sektor yang terkena dampak dari penerapan UU Cipta Kerja. Banyak unsur yang semula diatur dalam hukum lingkungan berubah. Menyikapi situasi tersebut, Program Doktor Ilmu Lingkungan UNDIP mengadakan webinar nasional untuk mencari solusi atas permasalahan yang mungkin terjadi akibat perubahan tersebut.

 

Webinar ini diharapkan dapat memberikan opini akademisi tentang pembuatan UU Cipta Kerja sehingga dapat diprediksi potensi dampak lingkungannya. Sularto berharap: “Keikutsertaan peserta dan tenaga ahli diharapkan dapat memberikan masukan dan bahan untuk penelitian kedepannya”.

Selain konsultan narasumber untuk webinar ini, selain Ir Ary Sudijanto M SE, Direktur Usaha Pencegahan Dampak Lingkungan dan Direktur Kegiatan Direktorat Perencanaan Kehutanan dan Pengelolaan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, juga terdapat DPP Inkalindo (Asosiasi Penilai Lingkungan Indonesia) Ketua Poerna Sri Oetari MSi dan pengajar Fakultas Hukum UNDIP Dr. Lita Tyesta ALW SH MHum. Webinar ini diselenggarakan oleh Hartuti Purnaweni MPA, Direktur Program Penelitian PhD di bidang Ilmu Lingkungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 ALUMNI UNDIP MEMILIKI PRESTASI GEMILANG DI INDONESIA

UNDIP telah melakukan kegiatan wisuda ke 160 tahp ke tiga dan keempat pada hari kamis, 05 November 2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung Prof. Soedarto yang juga dihadiri oleh rektor, wkil rektor, ketua senat akademik, wakil majelis wali amanat, dekan fakultas dan dekan sekolah vokasi, kegiatan tersebut dilaksanakan secara langsung melalui zoom. Sumber : Undip TV Official Tak lupa dilakukan penayangan video motivasi yang diberikan oleh alumni Undip untuk memberikan semangat dan selamat kepada masing-masing wisudawan yang telah menyelesaikan perkuliahan mereka. Peran alumni Undip juga turut memberikan kebanggan terhadap almamater kampus terlebih kepada alumni yang banyak berkontribusi baik bagi Indonesia. Berbicara mengenai alumni, siapa sajakah artis yang pernah memakai almamater undip atau yang menjadi alumni Undip ? Tjahjo Kumolo Beliau merupakan alumni Undip yang sekarang berkecimpung di dunia politik, menjabat sebagai menteri dalam negeri RI era kepemimpinan Jokow...

Universitas Diponegoro - Dua Calon Gubes Paparkan Hasil Penelitian

#undipjaya Bertempat di Ruang Sidang Senat Akademik, rapat paripurna yang dilakukan secara offline dan online ini dihadiri oleh Ketua Senat Akademik, Sekretaris Senat Akademik, dan Dewan Profesor. Dua dosen Undip yang memaparkan hasil penelitiannya dalam rangka pengusulan jabatan akademika guru besar ini berasal dari  Fakultas Teknik  dan  Fakultas Ekonomika dan Bisnis . Presentasi pertama disampaikan oleh dosen FEB Undip, Dr. Drs. Mochammad Chabachib, M.Si, Akt. dengan tema “Kebijakan Keuangan Perusahaan dan Beta Saham: Pengaruhnya Terhadap Return Saham dan Nilai Perusahaan”. Menurutnya, perusahaan kini memegang kepentingan luas sehingga perlu adanya perencanaan di bidang keuangan dalam bentuk adanya kebijakan penganggaran. Salah satu instrumen keuangan jangka panjang yaitu pasar modal yang dapat diperjual belikan, dan bisa menjadi alternatif investasi yang berguna bagi perusahaan. Kebijakan keuangan dalam bentuk rasio-rasio keuangan memiliki dampak berbeda-beda terhad...

KOLABORASI PEMERINTAH KOTA SEMARANG DENGAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat)

  #ceritakudiundip #undipjaya #undiphebat Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena imbas pandemik tersebut. Awal mula di umumkan bahwa 2 orang warga negara Indonesia positif korona setelah melakukan kontak dengan warga negara asing yang sempat melakukan kunjungan di Indonesia sebelum melanjut perjalanan ke Malaysia. Han-Wen Zhang, et al (2020) juga mengatakan organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan wabah coronavirus baru di Indonesia Wuhan, China sebagai “ Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). " Pada 13 Februari 2020 secara resmi bernama 2019-nCoV sebagai Penyakit Virus Corona-2019 di Jenewa, Swiss. Itu virus menyebar dengan cepat di berbagai kota dan provinsi di Cina. Pada 13 Februari 2020, pemerintah China secara resmi mengumumkan bahwa 59.901 pasien didiagnosis dengan pneumonia baru yang terinfeksi corona, menewaskan 1368 orang.   Perjuangan melawan Virus Covid-19 yang telah mewabah di negara Indonesia sejak awal bulan Maret 20...