Ketika sekolah menerapkan kebijakan PJJ, guru sebagai pendidik menghadapi banyak tantangan.Selain guru harus menyusun strategi pembelajaran yang baik bagi siswa, guru juga diharapkan berperan aktif dalam pengembangan siswa. Diketahui juga bahwa sangat sedikit sekolah di Indonesia, terutama sekolah dasar yang telah melakukan pembelajaran jarak jauh sebelumnya.
Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh yang diterapkan selama masa pandemi merupakan upaya paling baik yang dipilih oleh pemerintah dalam meminimalisir tingkat penularan Covid-19 di sekolah. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk melihat bagaimana respons guru terhadap kebijakan pembelajaran jarak jauh selama pandemi di Provinsi Jambi, responden guru adalah berjumlah 245 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% responden guru menyatakan telah melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh, metode pembelajaran yang paling banyak digunakan adalah dengan memberikan tugas berupa soal kepada siswa dengan responden sebesar 80% atau sebanyak 195 orang, 30% atau sebanyak 52 orang menyatakan tidak melakukan perubahan kurikulum dalam pelaksanaan PJJ, 81% atau 176 orang menyatakan bentuk dukungan guru kepada orangtua adalah dengan memberikan informasi sumber belajar kepada orangtua untuk disampaikan ke murid, sarana komunikasi paling banyak yang digunakan adalah 65% atau sebanyak 160 orang menyatakan dengan media sosial dalam bentul WA grup, google hangout, facebook dan messeger.

Komentar
Posting Komentar