Universitas Diponegoro turut serta dalam pembentukan dan penandatanganan MoU Peruri. Upacara launching dan penandatanganan dilaksanakan virtual, perwakilan dari BUMN PT. Peruri turut berpartisipasi. Sicpa Peruri Securink, PT. Giesecke & Devrient Indonesia, serta perwakilan universitas dari Undip, UGM, USU dan Unpad. Pendirian Lembaga Penelitian PRITA merupakan pusat penelitian teknologi cetak digital yang aman, dengan tema solusi terintegrasi dan pencetakan aman. Saat peluncurannya, Peruri bekerja sama dengan lembaga industri dan mitra untuk mengembangkan digital printing di Indonesia.
PRITA diluncurkan bertujuan untuk mendirikan pusat penelitian berteknologi maju. Harapan dapat bekerjasama dengan beberapa universitas, dan berharap semua pihak dapat bekerjasama dengan baik dan menghasilkan kerjasama penelitian yang luar biasa. Presiden Peruri Dwina Septiani Wijaya mengungkapkan janji ini untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat, terutama saat terjadi pandemi. PRITA mendukung program BUMN dengan menggandeng institusi untuk mendorong pembelajaran, penelitian dan pengembangan. Lembaga penelitian yang memiliki sumber daya manusia dapat secara mandiri melakukan kreasi inovatif dan berdaya saing global. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim (Nadiem Makarim) menegaskan, pendirian pusat penelitian dapat meningkatkan kapabilitas teknologi Indonesia. Ia berharap terjalin hubungan kerjasama yang baik antara Peruri dan universitas sehingga bisa mengembangkan bisnis di dalam dan luar negeri untuk memajukan pembangunan nasional.
Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. rektor Undip ikut berpartisipasilah dalam acara yang diadakan secara virtual. Profesor Yos berharap kerja sama tersebut dapat menjadi faktor penting dalam manfaat ekonomi yang dapat dinikmati semua pihak. PRITA diluncurkan secara resmi dengan menyiarkan video otentik dan menandatangani nota kesepahaman virtual dengan perwakilan agensi.

Komentar
Posting Komentar